Sabtu, 28 Juli 2012

Selanjutnya ~"Mutiara Air Mata Muslimah"~ ¤ MALAM PERTAMA DI ALAM KUBUR ¤ Renungan di 1/3 Malam...
(Apa bekalmu.. wahai sahabatku...) ....Didatangi oleh suatu malam,
malam disaat dia dijemput oleh kematiannya…
Sakarat….. Sakaratul Maut…. “Dan datangnya sakaratul maut
itu benar… Itulah yang kamu selalu lari dari padanya…
Ditiuplah sangkakala Hari
terlaksananya Ancaman… Setiap
jiwa datang dengan malaikat
yang jadi saksi… Sungguh kami lalai akan kenyataan ini… Maka kami singkapkan
kakitanganmu,
pada hari itu hingga
penglihatanmu menjadi
jelas” (Qaf: 19-22). Malam itulah malam pertama ia
berada dalam alam kubur… sendiri dikecam oleh
kesunyian,
tanpa anak dan isteri/suami juga
sahabat karib… yang ada
hanyalah amal… inilah malam pertama anak kita menjadi yatim,
dan isteri/suami kita menjadi janda/duda… malam
pertama
yang menggusur dari tempat
tidur yang empuk menuju
dinginnya tanah berselimutkan kafan… inilah malam yang
mengusir kita dari rumah mewah dan megah..
menempati liang
lahad yang gelap dan sempit…
kelmarin malam kita masih
berpesta, makan dan minum bersama sahabat karib… tiba-tiba
kita masuk pada malam pertama dimana kita menjadi
santapan
cacing tanah dan serangga…
pada malam ini kita baru sedar..
Ternyata… HARTA, KELUARGA, PEKERJAAN yang keras kita
mencarinya sampai lalai dari mengingati Allah… tidak
sedikitpun daripada semua itu
menemani dan membela kita…
Allah SWT berfirman, “Bermegah-
megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kedalam kubur, janganlah begitu,
kelak
kamu akan mengetahui akibat
perbuatanmu” (At-Takatsur: 1-3)
Inilah malam episod pertama dari
alam akhirat, kuburan boleh menjadi taman syurga, sebaliknya ia boleh menjadi
satu
lubang dari lubang-lubang
neraka… inilah kematian datang
dengan tiba-tiba… ia datang
tepat pada waktunya… tidak lambat dan tidak cepat… meragut dengan paksa,
melenyapkan
segala nikmat dunia.. tidak
pernah menilai kita tua atau
muda, kaya atau miskin, sihat
atau sakit… ia datang untuk mengeluarkan manusia dari alam kehidupan yang
selama ini kita
jalani.. ketahuilah rumah yang
kukuh dan megah tidak akan
mampu membentengi datangnya
sang pencabut nyawa… Banyaknya wang di bank tidak mampu memberi
rasuah kepada
Malaikat untuk undurkan waktu
kematiannya… inilah realiti
kematian… sudah bersiapkah
kita menghadapi malam pertamanya… Bukankah Rasulullah Saw ada bersabda “
Orang yang bijak adalah yang
sentiasa mengingati mati di
antara kamu, dan ada bekalan
setelah kematiannya..” Marilah
kita siapkan bekalan untuk menjadi penyinar di alam
kubur
nanti… demi Allah, tiada yang
sanggup menerangkannya
melainkan dengan iman dan amal yang soleh... … inilah malam pertama kita DI ALAM KUBUR…
sendiri, di cekam sepi gelap yang
tidak pernah terbayang…
hilanglah sudah… semua
gemerlapnya DUNIA… RUMAH
dengan jerih payah bertahun- tahun telah kita bangunkan…
ISTERI/SUAMI dan
pengabdiannya begitu tulus…
ANAK, yang padanya darah
daging kita… ORANG TUA yang
titisan kasih sayangnya.. mengalir di tubuh kita… dan PEKERJAAN, yang bermati-matian
kita habiskan waktu untuknya…
KERETA MEWAH yang selalu
menjadi kebanggaan… tapi kini
hari itu telah pergi… masa pun telah tiada… yang tersisa
hanya dosa… yang terus terbayang…
TERINGAT… akan ISTERI/SUAMI
yang sentiasa dinafikan hak-
haknya… ANAK, yang telah kita
kotori tubuhnya dari nafkah yang HARAM… ORANG TUA,
yang di sisa hidupnya belum sempat
dibahagiakan… SAHABAT KARIB,
yang meminta bantuan kita
biarkan… dan KAWAN-KAWAN,
yang telah banyak kita kecewakan…
Ya ALLAH, masihkah ada hari milik-Mu untukku… agar boleh
ku lunaskan segala urusan…
lilitan hutang yang belum
terbayar… banyaknya AMANAH dan KEPERCAYAAN
yang tidak
disampaikan… beribu JANJI yang sering diingkari… dan WANG
RASUAH, yang telah kita nikmati
dan kita bagi… namun kini,
PINTU-MU… sudah tertutup rapat… bertaubat sudah
terlambat, menyesali diri sudah
tidak bererti… dan tinggallah sendiri menanggung beban
DOSA dan KESALAHAN yang tidak
terMAAFKAN… merasakan PENDERITAAN yang
PANJANG
yang tiada berakhir… SEKARANG,
adakah dalam hati kita MATI itu
sebagai PENASIHAT..??? Semoga
selagi masih ada waktu… Alam kubur adalah alam
perantaraan kehidupan dunia dan akhirat yang dimulai
setelah
kematian dan berakhir selepas
kebangkitan… selama masa ini,
seorang yang beriman merasa bahagia… sementara orang kafir
merasa sengsara… orang yang sudah mati akan
dihimpit dalam
kubur… siapa pun ia kafir atau
muslim akan merasakan
himpitan kubur… bezanya penyimpitan yang dirasakan
seorang mukmin tidak berlaku selamanya, tidak seperti
orang
kafir yang akan berterusan
himpitan kuburnya sampai
hancur tulang-tulangnya… Sebagaimana sabda Rasulullah
saw: “Sesungguhnya kubur itu memiliki himpitan,
seandainya
ada orang yang selamat darinya,
maka selamatlah Sa’ad Bin
Mu’adz…” Sa’ad Bin Mu’adz akan mengalami himpitan kubur,
padahal ia adalah seorang pemimpin penuh kemuliaan,
kematiannya menggoncangkan
‘Arasy, dibukakan baginya pintu-
pintu langit, Kasyahidannya
disaksikan oleh 70 ribu malaikat… Hadis yang diriwayatkan oleh
Nasa’I dari Rasulullah SAW:
“Kematiannya menggoncangkan
‘Arasy, dibukakan baginya pintu-
pintu langit, pintu yang banyak,
Kesyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat, maka sungguh
ia mengalami himpitan kubur,
kemudian Allah
melapangkanya.” Apabila Sa’ad Bin Mu’adz seorang
pemimpin yang besar, hamba Alah yang soleh dan
mendapatkan mati Syahid
mengalami himpitan kubur…
bagaimana dengan kita..?
Allahuakhbar… Ya Allah Terimalah taubat-ku… selamatkanlah aku dari azab
kubur… Rasulullah SAW bersabda
“Seorang manusia apabila
diletakkan dia di dalam
kuburnya dan sahabatnya berpaling pulang sedang ia
mendengar suara sandal mereka
akan datang kepadanya dua malaikat dan mendudukkannya
dan bertanya… SIAPAKAH
TUHAN-MU…?, SIAPAKAH NABI- MU…?, APAKAH AGAMA-
MU…?…
dia menjawab, ALLAH ADALAH
TUHAN-KU… MUHAMMAD ADALAH NABI-KU… ISLAM ADALAH
AGAMA-KU…
Terdengarlah seruan dari langit, “Benar.. Hambaku,
hamparkan
baginya tikar dari syurga, lalu
angin dan wangi syurga datang kepadanya kemudian kubur
diluaskan seluas mata
memandang, seorang yang rupawan datang
menemaninya,
yang tiada lain itulah amal
solehnya.” (Hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, Hakim dan
Baihaqi). Benarkah kita… boleh menjawabnya…? Dari lisan yang
jarang menyebut Asma-Nya…
dan ibadah yang sering kita
remehkan… Serta sunnah Rasul…
yang kita abaikan… pada saat
itu… kita hanya mampu menjawab… TIDAK… TIDAK… TIDAAAKKKKK…
Terdengarlah suara penyeru dari
langit… Hambaku ini seorang
pendusta… Hamparkan padanya
tikar dari api neraka, bukakan baginya pintu neraka,
panas dan keringnya neraka
mendatanginya… Kubur
disempitkan sampai pecah
tulang-tulangnya… seorang
berwajah buruk berpakaian buruk dan berbau busuk
datang kepadanya… Yang tiada lain
itulah amal buruknya…
Tragedi… Siksa Kubur
“Aisyah Ra bertanya tentang
azab kubur, Rasulullah SAW menjawab: Ya, azab kubur
pasti ada.” (HR. Bukhari – Dalam Kitab
Al-Janaiz).
“Aisyah Ra meriwayatkan
bahawa Rasulullah SAW berdoa
dalam solatnya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu
dari azab kubur…” (HR. Mutafaqun Alaih).
“Ketika orang-orang yang
derhaka kepada Allah tidak
mampu menjawab pertanyaan
malaikat, lalu ia dipukul dengan besi… hingga ia
menjerit dengan teriakan yang sangat keras…
didengar oleh semua makhluk
Allah, kecuali Jin dan
Manusia,” (HR. Bukhari dan
Muslim). Whai sahabatku, foto diatas kisahnyata tentang siksa
kubur yang berlaku di Jazirah
Arab… Seorang pemuda yang
dikeluarkan dari kuburnya
setelah beberapa jam dia dikuburkan… Akibat
mengalami azab kubur, pemuda tersebut
telah berubah wajah dan
jasadnya… Pemuda tersebut
merupakan remaja muslim yang
meninggal pada usia 18 tahun… seorang pemuda yang
rosak akhlak dan agamanya… dan
sering melalaikan solat… hampir
tiga (3) jam pemuda tersebut
dikuburkan, pihak keluarga
meminta kubur tersebut digali semula untuk keperluan
tertentu… Dan apa yang terjadi selepas
mayat tersebut dikeluarkan…
pandangan yang sangat
mengaibkan… Rambut yang hitam menjadi putih… Dari
mulut
dan hidung keluar darah yang masih merah pekat… seperti baru
mengalami siksaan kubur yang
sangat keras… seperti ada yang
memukul dibahagian belakang kepalanya… dengan
wajah
seperti dilemas dan membeku… Bagi seorang muslim… ini adalah
pengajaran yang sangat-sangat
berharga agar segera
memperbaiki hidupnya… dengan
bertaubat dari dosa-dosa yang
telah dilakukan… Sementara itu… sebagai pengajaran dan iktibar untuk
kita… Alangkah bahagianya…
seandainya maut menjemput kita
sedang berurai air mata
merasakan manisnya iman dalam
sujud penghambaan… rindu akan perjumpaan dengan-
Nya… Alangkah indahnya air mata
yang selalu berlinang dari
munajat seorang anak soleh
kepada Allah… Merindukan
kemuliaan dan keselamatan bagi kedua orang tuanya…
taburan doanya menjadi cahaya yang
menerangi dari gelapnya ALAM
KUBUR…
Doa-doanya menghantar
kepulangan orang tuanya pada Allah dalam Husnul
Khatimah… rintihan dan munajatnya menjadi
benteng yang kukuh sebagai
penghalang dari azab dan siksa
kubur… Doa yang tiada terputus
mengalir dari ketulusan dan keheningan hati agar
orang tuanya dalam kasih sayang
Allah…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar